13 Ekor Kerbau Di Desa Kuto Tanjung Musi Rawas Utara Diterkam Harimau

Muratara, Peristiwa10 Dilihat

 

Muratara, Muratarabicara.com–Mungkin habitatnya untuk mencari makan sudah terus diganggu. Harimau turun gunung untuk mencari makan. Alhasil 13 ekor kerbau ternak masyarakat Desa Kuto Tanjung, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara tewas diterkam harimau.

Hal ini seperti di kutip dari laman FB Kuto Tanjung Ulu Rawas. Menurut laman FB Kuto Tanjung peristiwa terbaru kerbau diterkam harimau, Rabu (20/5/2026).

Dalam postingannya, dijelaskan bahwa kejadian harimau menyerang hewan ternak kembali terjadi, sesuai yang dikhawatirkan oleh warga.

Kepala Desa Kuto Tanjung Ahmad Syukri membenarkan adanya kerbau mati diterkam harimau.

“Benar. Ada kerbau mati diterkam harimau. Sudah sejak awal 2026 harimau muncul dan menyerang kerbau milik warga. Bahkan sudah belasan ekot kerbau yang mati,” jelasnya kepada awak media, Kamis (22/5/2026).

Dijelaskannya kemunculan harimau tersebut diakui Kades sangat mengkhawatirkan warga, karena kemunculannya di dekat perkampungan penduduk.

“Terkadang terlihat di sawah, bahkan dikebun warga juga ada jejak. Bahkan warga juga pernah bertemu, namun karena tidak membawa HP, sehingga tidak terekam,” jelasnya.

Lanjutnya peristiwa ini sudah dilaporkan ke BKSDA Sumatera Selatan, bahkan BKSDA sudah turun ke lokasi untuk memastikan apakah memang harimau.

“Dua minggu lalu, BKSDA sudah turun kembali. Kali ini memasang kamera. Padahal harapan kami, dipasang perangkap agar ditangkap,” jelasnya.

Selain itu, ia sebagai Kades juga menghimbau kepada seluruh warga agar saat berpergian ke kebun jangan sendirian, juga jangan terlalu pagi atau terlalu sore.
“Harimau biasanya muncul malam hari,” pungkasnya. (**)

Komentar