2026, Bupati Musi Rawas Utara Janjikan Empat Desa Masuk Tower

Muratara, Peristiwa19 Dilihat

 

Muratara, Muratarabicara.com-Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni, menegaskan di tahun 2026 ini ada empat desa akan masuk tower seluler.

Keempat desa tersebut salah satunya SP 8 Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara.

” Insya allah April 2026. jika tidak ada perubahan lagi empat desa masuk tower seluler. Salah satunya SP 8 Desa Mulya Jaya, Kecamatan Nibung,”jelas Bupati di halaman FB, Senin (2/3/2026).

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara ini berharap ketika tower masuk jangan terlalu banyak meminta. Ditakutkan kalau banyak meminta orang lari lagi.

“Semoga kita terus berbenah cara berbenah yang baik adalah ketika tower masuk jangan banyak minta ini itu dari pada nanti orang lari lagi,” Ucapnya.

Lanjutnya Bupati juga menyampaikan tentang Jalan utama, Kecamatan Nibung akan terus diselesaikan tahun 2025.

“kita selesaikan secara bertahap 2026 juga bertahap bersama jalan ke kecamatan Ulu Rawas, ” Tegasnya.

Dalam kesempatan itu ia menyampaikan kepada masyarakat bahwa APBD mengalami penurunan. Sedangkan uang Kabupaten Musi Rawas Utara masih di pemerintah pusat untuk pembangunan Rp. 2.25 milyar.

Dikatakannya uang sejumlah ini tentu sangat besar untuk menyelesaikan jala, jembagan, rumah sekolah. Jadi kalau ada banyak program belum berjalan karena memang ada kendala masalah anggaran . Semoga tahun-tahun memdatang adanya transfer ke Musi Rawas Utara.

“Telah saya sampaikan sebelum- sebelumnya bahwa kita mengalami penurunan APBD, uang Musi Rawas Utara masih tertahan belum cair dari pemerintah pusat untuk pembangunan dan lain lain 2024, 2025 sejumlah Rp. 225.000.000.000 milyar. Uang sejumlah ini tentu sangat besar untuk menyelesaiakan jalan, jembatan, rumah sekolah. Jadi kalau ada banyak program belum berjalan karena memang ada gendala masalah Anggaran kita. Semoga tahun tahun memdatang adanya transfer ke Musi Rawas Utara,”jelasnya.

Begitu juga tahun 2026 juga sama ada pengurangan Rp. 480 miliar di anggaran kita. Dan ini tentu banyak program pembangunan yang tidak dapat dilaksanakan di semua kecamatan. Dan pasti masyarakat akan bertanya kepada DPRD juga Pemerintah. Inilah penjelasan kami untuk semua.

Pengurangan Anggaran tidak hanya kabupaten kita tetapi seluruh kabupaten di Indoneisa.

Namun saya dan Wakil Bupati Musi Rawas Utara juga OPD tetap focus dalam menjaga dan membangun Musi Rawas Utara secara baik, mana yang bisa dan yang perioritas sekali sebagaimana instruksi dari kementerian terkait dan kita akan terus komunikasi.

Yang saya jaga jangan sampai Musi Rawas Utara tidak gajian para guru, nakes, asn dan penunjang kegiatan pemerintahan serta kita semua tetaplah aman, damai dan mendoakan kebaikan kepada negara kita dan juga daerah kita Muratara.

Apakah Musi Rawas Utara sudah iluk nian? Tentu lumayan ado, iluk nian lum, ini semua kerja keras semua masyarakat dan pemerintah, kita semua memulai dari para pendahulu, yaitu almarhum kakanda Akisropi Ayub, Agus, mamanda Syarif Hidayat dan dilanjut saya.

“semua punya kontribusi yang baik hingga Musi Rawas Utara sampai seperti saat ini lumayan disegani dan di hormati. Serta bantuan dari Gubernur Herman Deru yang selalu memberi perhatian lebih pada Musi Rawas Utara, ” Pungkasnya. (**)

Komentar