Muratara, Muratarabicara.com- Layanan kelistrikan di beberapa wilayah Kecamatan Rawas Ulu dan Kecamatan Nibung , Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) menjadi perbincangan hangat di Media Sosial Facebook sejak seminggu terakhir.
Kondisi gangguan tegangan listrik yang Byer Pet atau Drop Tegangan yang terjadi memicu gelombang kritik di kolom komentar dari pelanggan yang merasa dirugikan, sehingga timbul kekhawatiran warga akan kerusakan perangkat elektronik rumah tangga.
Menanggapi keluhan tersebut, Manager PLN PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Musi Rawas Utara (Muratara), Bani Novrico saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsAppnya kamis (24/9/2026), mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi resmi yang diterima pihaknya, kondisi penurunan tegangan yang terjadi saat ini merupakan dampak dari Overhaul PLTGU Samaran – Sarolangun dan berdampak pada pasokan suplay ke GI Sarolangun sehingga sebagian beban dialihkan ke GI Lubuk Linggau.
“Kondisi penurunan tegangan di sebagian wilayah Musi Rawas Utara, kondisi ini merupakan dampak dari Overhaul PLTGU Samaran–Sarolangun, berdampak pasokan suplay ke GI Sarolangun sehingga sebagian beban di Kecamatan Rawas Ulu dan sekitarnya dialihkan ke GI Lubuk Linggau ,” ungkapnya.
Manajer PLN ULP Muratara juga menyampaikan permohonan maaf atas kendala yang terjadi sekaligus memberikan himbauan kepada pelanggan untuk sementara ini dapat membatasi penggunaan barang elektronik sampai kondisi kembali normal.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pelanggan atas kondisi penurunan tegangan di sebagian wilayah Musi Rawas Utara. Sekaligus mengimbau pelanggan untuk sementara mengurangi penggunaan peralatan listrik berdaya besar dan mematikan peralatan elektronik yang sensitif apabila tegangan sangat rendah atau tidak stabil,” harapnya.
Saat ini, PLN ULP Muratara bersama pihak terkait terus melakukan proses pemulihan agar sistem kelistrikan di Kabupaten Muratara dapat kembali normal dan pasokan listrik kepada pelanggan dapat dipulihkan secara bertahap.
“Kami dari pihak PLN terus melakukan upaya dan koordinasi untuk menormalkan kondisi kelistrikan secepatnya. Terima kasih atas pengertian dan kesabaran seluruh pelanggan,” ujarnya.
Sementara itu orang nomor satu di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Bupati H. Devi Suhartoni telah menanggapi permasalahan tegangan PLN melalui halaman Facebook Pribadinya Hal tersebut dijelaskan Bupati jika Permasalahan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) banyak dipertanyakan masyarakat.
Seharusnya ini PLN sendiri yang menjawab dan menginformasikan. Namun, karena tidak bisa semua dijawab oleh PLN maka sebagai Bupati Musi Rawas Utara mengatasnamakan masyarakat bertanya kepada PLN.
Dimana PLN dalam sebulan ini arusnya banyak Lemot dan kadang mati terutama jalur jauh dari wilayah kota kabupaten. Bahkan kabupatenpun LEMOT dan mati-mati.
“Ini masalahnya, setelah saya tanya. Tegangan DROP dalam. Karena, pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) di Surulangon Jambi sedang perbaikan/overhaul. Ketika ini perbaikan maka distribusi untuk ke Kecamatan Rawas Ulu dan Kecamatan Nibung pindah ke gardu induk Kota Lubuklinggau. Maka beban gardu induk Lubuklinggau OVER dan terjadi penurunan VOLTASE,”jelas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni. Kamis (24/09/2026).
Menurutnya, permasalahan ini tidak ada kalau gardu induk di Kabupaten Muratara selesai. Tetapi, sudah pernah di jelaskan masalahnya gardu induk, maka kedepan jika itu masalah pelayanan orang banyak diberikan kemudahan dan kita permudah dilapangan jangan lagi terhalang seperti di gardu induk kita.
“Semoga perbaikan di Surulangon cepat selesai maka tegangan PLN stabil.
Semoga juga gardu induk tidak ada halangan lagi yang di Simpang Kabo,”kata dia. (An/tim)
Berikut ini penjelasan singkat gangguan overhaul PLTGU yang di kutip dari laman Internet :
Tegangan PLN drop akibat overhaul PLTGU terjadi karena hilangnya pasokan listrik skala besar secara mendadak dari sistem interkoneksi, yang memicu ketidakseimbangan antara beban pemakaian dan daya yang tersedia.
Overhaul merupakan proses pemeliharaan menyeluruh di mana unit pembangkit (seperti turbin gas atau uap) harus dimatikan total (shutdown). Ketika pembangkit besar seperti PLTGU dinonaktifkan untuk overhaul, wilayah yang mengandalkan pembangkit tersebut akan mengalami penurunan pasokan daya secara drastis.















Komentar