Berjibaku Bantu Atasi Kabut Asap, PEP Adera 24 Kali Terjun Padamkan Karhutla di PALI dan Muara Enim

Peristiwa, Sumsel49 Dilihat

 

Pali,Muratarabicara.com- Warna biru perlahan kembali menghiasi langit Kabupaten PALI. Kabut asap yang menyelimuti daerah tersebut selama beberapa bulan belakangan mulai menghilang setelah hujan jatuh di Bumi Serapat Serasan.

Selama musim kemarau tahun ini, langit PALI nyaris tak berwarna. Matahari menggantung samar, jarak pandang menyempit, dan udara membawa bau terbakar ke mana pun warga melangkah. Bernapas sempat menjadi kegiatan yang melelahkan.

Di balik kondisi menyesakkan itu, Tim Fire Fighting Pertamina EP Adera Field bekerja dalam senyap. Mereka berulang kali turun tangan membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sejak Agustus hingga 30 Oktober 2026, PEP Adera Field telah menerjunkan tim pemadam kebakaran (fire fighting) sebanyak 24 kali untuk membantu penanganan karhutla di PALI dan Muara Enim. Lokasi tersebut meliputi Desa Purun Timur, Desa Abab, Desa Pengabuan Timur, Desa Tanah Abang, dan lain-lain.

Pemadaman dilakukan bersama dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta pihak-pihak terkait lainnya.

“Di tengah upaya memenuhi kebutuhan energi nasional, PEP Adera Field juga berupaya selalu hadir serta memberi dampak positif terhadap masyarakat sekitar. Pemadaman karhutla dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu upaya pengamanan dan juga bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat,” kata Manager PEP Adera Field Adam Syukron Nasution.

PEP Adera Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 4 (PHR Zona 4) selalu menyiagakan Tim Fire Fighting untuk mengantisipasi kebakaran. Pada musim kemarau ini, tim tidak hanya memadamkan karhutla di sekitar fasilitas produksi, tetapi juga karhutla di dekat permukiman warga di sekitar wilayah operasi.

PEP Adera Field menyiagakan 10 orang petugas pemadam kebakaran yang terbagi dalam dua sif setiap hari. Selain itu, perusahaan juga menyiagakan tim Site Emergency Response (SERT) di kantor field serta di fasilitas-fasilitas produksi.

Tim didukung sejumlah armada dan alat pemadam kebakaran, seperti satu unit fire truck berkapasitas 7 ton air dan 1 ton foam, satu unit pompa pemadam kebakaran berjalan (trailer fire pump) 1.500 Gpm, tiga unit pompa pemadam kebakaran jinjing (portable fire pump) 500 Gpm, sembilan unit pompa pemadam kebakaran tanam (fix fire pump), serta kolam air di delapan titik fasilitas produksi.

Keikutsertaan PEP Adera Field dalam pemadaman karhutla mendapatkan apresiasi dari masyarakat sekitar. “Kami Pemdes Tanah Abang Jaya, Kecamatan Tanah abang mengucapkan terima kasih atas bantuan penyiraman kebakaran yang terjadi di perkebunan warga beberapa waktu yang lalu,” kata Kepala desa Tanah Abang Jaya M. Bambang Krisna.

Meski kabut asap mulai mereda seiring mulai turunnya hujan di sejumlah daerah di Sumatera Selatan, PEP Adera Field tidak mengendurkan kesiagaan. Perusahaan migas tersebut tetap menyiagakan personel dan peralatan pemadam kebakaran, baik untuk memastikan keamanan fasilitas produksi maupun mengantisipasi potensi karhutla. (*)
*‎Tentang PHR Zona 4*
PHR Zona 4 merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatra yang dipimpin oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). PHR Zona 4 mengoperasikan tujuh wilayah kerja Pertamina EP (PEP) dan Pertamina Hulu Energi (PHE), yaitu PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

‎Wilayah-wilayah kerja itu tersebar di dua kota, Prabumulih dan Palembang, serta sembilan kabupaten, yaitu Muara Enim, PALI, Lahat, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ulu. PHR Zona 4 di bawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). (**)

Komentar