Kabut Asap Pekat, Berbau Kayu Terbakar Selimutin Musi Rawas Utara Pagi Hari

Muratara, Peristiwa157 Dilihat

 

Muratara,Muratarabicara.com- Kabut asap pekat dan berbau seperti kayu terbakar menyelimuti Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sejak sepekan ini. Sehingga, berdampak pada kualitas udara, mengganggu jarak pandang dan menyebabkan penyakit inspeksi saluran pernafasan (Ispa).

Pantauan dilapangan kabut asap pekat disertai bau seperti kayu terbakar. Sangat terasa sekali mulai pukul 04.00 WIB hingga pukul 09.30 WIB. Kabut pekat sangat terlihat jelas di simpang empat kampung belum merdeka (KBM), kecamatan Karang Dapo, Rawas Ilir, dan Kecamatan Nibung. Kamis (17/09/2026).

Mirisnya anak-anak sekolah di pagi hari banyak tidak menggunakan masker. Padahal mereka yang terdampak langsung kabut asap hasil kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah).

Sarjono,40, aparatur sipil negara (ASN) mengatakan kabut asap karhutla ini sudah sejak lama terjadi. Tetapi, hari ini sangat pekat dan berbau terbakarnya kayu-kayu.

“Aku berangkat pak nak ke kantor Pemkab kalau pagi kayak ini susah karena jarak pandang terganggu karena asap. Selain itu bau nya terasa sekali seperti habis kebakaran,”kata Sarjono.

Sementara itu, Herman pemilik warung di Rantau Kadam mengaku kabut asap ini semakin hari semakin pekat dan berbau menyengat. “Lah lamo dek kayak ini tiap hari. Sejak musim kebakaran hutan dan lahan ini lah ditambah kami sulit air. Karena panjang nian kemarau sekarang,”pungkasnya.(Rls)

Komentar