Kawal Pertumbuhan 22.000 Mangrove, Medco E&P Grissik Ltd. Lakukan Monev Bersama LDPHD Sungsang IV

Pertanian, Sumsel44 Dilihat

 

Banyuasin, Muratarabicara.com– SKK Migas dan KKKS Medco E & P Grissik Ltd. (Medco E&P) berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup di sekitar wilayah operasi. Melalui Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang lingkungan, Perusahaan melaksanakan penanaman mangrove sebanyak 22,000 pohon seluas 2,2 Hektar di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan sejak tahun 2024. Program Penghijauan Hulu Migas tersebut dilaksanakan melalui Lembaga Desa Pengelola Hutan Desa (LDPHD) selaku Lembaga Desa yang diberikan kewenangan dalam pengelolaan Hutan Desa Sungsang IV, Kabupaten Banyuasin.

Untuk memastikan perkembangan pertumbuhan mangrove, serta mengidentifikasi kebutuhan pemeliharaan dan tindak lanjut, dilaksanakanlah monitoring dan evaluasi bersama pada kamis (29/10). Melalui kegiatan ini, keberhasilan rehabilitasi tidak hanya dilihat dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari tingkat kelangsungan hidup tanaman dan upaya memastikan pertumbuhannya secara berkelanjutan.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam pelaksanaan program ini. Selain berpartisipasi dalam penanaman, masyarakat diharapkan turut menjaga dan merawat mangrove agar tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat ekologis dalam jangka panjang. Kolaborasi ini juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian kawasan Hutan Lindung Air Telang.

Kepala Desa Sungsang IV, Romi Adi Candra, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan Perusahaan “Kami dari Pemerintah Desa Sungsang IV mendukung penuh kegiatan rehabilitasi mangrove yang dilaksanakan oleh Medco E&P Grissik Ltd. di kawasan Hutan Lindung Air Telang. Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran besar dalam melindungi kawasan pesisir.” Jelasnya.

Dia juga berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar. “Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang. Semoga sinergi antara Medco E&P Grissik Ltd., LPHD, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sungsang IV.” tambahnya.

Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya menjaga ekosistem pesisir, SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui perlindungan dan pemulihan ekosistem mangrove, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pelestarian keanekaragaman hayati dan pemulihan ekosistem. Keterlibatan masyarakat dalam pelaksanaan program juga selaras dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perusahaan, LPHD, pemerintah desa, dan masyarakat.

““Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjalankan program keberlanjutan melalui upaya rehabilitasi ekosistem pesisir, peningkatan fungsi perlindungan pantai, penguatan keanekaragaman hayati, serta kontribusi terhadap penyerapan karbon dan ketahanan lingkungan jangka panjang serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Dengan Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat di bidang lingkungan yang dilakukan di luar kewajiban PPKH, telah dilakukan penanaman sebanyak 22,000 pohon Mangrove oleh Medco E&P Grissik Ltd. sejak tahun 2024.” jelas Manager Field Relation & Community Enhancement Medco E&P Grissik Ltd., Arief Winanto Prakosa. (**)

Komentar