Libur Sekolah Akibat Kabup Asap Ditentukan Pemkab Musi Rawas Utara

Muratara, Pendidikan56 Dilihat

 

Muratara, Muratarabicara.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utata (Muratara) melalui Dinas Pendidikan (Diknas) melakukan pengaturan libur sekolah dan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Akibat terdampaknya kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah).

Hal tersebut dijelaskan Bupati Muratara, H Devi Suhartoni. Untuk para orang tua murid saat ini Pemkab Muratara masih meliburkan sekolah dan tatap muka seperti biasa. Karena, terdampak kabut asap. Diharapkan semua mengikuti aturan yang ada. Meskipun ada anak-anak yang sibuk ramai-ramai minta diliburkan karena kabut asap. Setelah diliburkan berteriak kembali minta sekolah.

“Jika libur proses belajar mengajar di sekolah tetap melalui zoom bukan libur tidak belajar. Namun, ketika zoom justru minta fasilitas komputer,”jelas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, biarlah pemerintah yang atur sekolah. Karena, pemerintah fokus bagaimana memperbaiki sekolah yang jelek dan bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan. Bapak/ibu orang tua tetap mendorong anaknya sekolah dengan baik dan penuh semangat. Untuk mengejar pendidikan tinggi yang bereputasi baik di masa mendatang.

“Dem cucuk girek (jangan banyak ulah) sekolah libur, sekolah libur, sekolah masuk. Biarlah kami (Pemkab Muratara) yang atur. Semua demi kebaikan pendidikan dan anak-anak kita,”tegasnya.

Selain itu, untuk makan bergizi (MBG), Pemkab Muratara tetap terus kontrol agar makanan yang diberikan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) itu benar-benar baik dan bergizi agar bermanfaat kepada anak didik.

“Jika tidak bagus maka kami ingatkan dan jika tidak berubah maka saya lapor ke MBG pusat agar ada tindakan kepada dapur yang memberi makan dalam kotak MBG yang kurang itu,”pungkasnya.

Komentar