Pemkab Muratara Melalui Dinsos Evaluasi Verifikasi Desil, Dorong Masyarakat Aktif Melalui Perlinsos

Blog7 Dilihat

 

 

Muratara,Muratarabicara.com Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) propinsi Sumatera Selatan terus melakukan evaluasi dan percepatan verifikasi data Desil di tingkat desa sebagai upaya memastikan penyaluran program perlindungan sosial benar-benar tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial kabupaten Muratara menjelaskan ( 29/10) Zulyan Putra Franta,S.Ip.M.SI, Dalam evaluasi tersebut, seluruh desa didorong untuk melakukan verifikasi serta perbaikan terhadap data Desil yang ada saat ini. Langkah ini penting untuk mengidentifikasi data yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi masyarakat sebenarnya.

Misalnya, masyarakat yang kondisi ekonominya sudah tergolong mampu tetapi masih tercatat dalam Desil rendah, maupun masyarakat yang masih tergolong miskin namun justru berada pada Desil tinggi.

“Harapannya dengan upaya ini, desil-desil yang tidak tepat, baik itu karena sudah kaya tapi masih desil rendah ataupun yang masih miskin tapi desil tinggi, dapat dilakukan pengusulan,” jelasnya.

Untuk melakukan pengusulan perbaikan data, mekanisme awal dilakukan melalui pemerintah desa. Saat ini, masing-masing desa juga telah dibentuk operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nexs Generation (SIKS-NG) yang bertugas membantu proses pengusulan dan pemutakhiran data.

Selain melalui operator desa, pemerintah juga mendorong keterlibatan masyarakat secara langsung melalui program Perlinsos (Peduli Tetangga) dari Kementerian Sosial.

Melalui program tersebut, setiap warga dapat menjadi agen Perlinsos dan membantu mengusulkan masyarakat di lingkungannya yang dinilai membutuhkan perhatian sosial, di luar mekanisme pengusulan melalui operator SIKS-NG desa.

Salah satu persyaratan menjadi agen Perlinsos adalah memiliki Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Saat ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) telah melakukan percepatan aktivasi dan pengunggahan IKD. Fokus awal diarahkan kepada perangkat kecamatan dan desa agar seluruh perangkat tersebut dapat menjadi agen Perlinsos.

“Fokusnya pertama ini ke kecamatan dan desa dulu agar di kecamatan dan desa itu seluruh perangkatnya menjadi agen Perlinsos. Ditambah Babinsa, semakin banyak agen Perlinsos kita yang aktif, harapannya pengusulan itu tidak menunggu dari operator SIKS-NG desa, tetapi peran serta masyarakat bisa lebih aktif,” ujarnya.

Dengan semakin banyaknya agen Perlinsos, masyarakat diharapkan dapat berperan langsung dalam membantu pemerintah memperbaiki data sosial ekonomi. Warga yang mengetahui kondisi tetangganya dan menilai perlu mendapatkan bantuan dapat menyampaikan usulan melalui aplikasi yang telah disediakan pemerintah.

“Siapapun yang tetangganya itu perlu diusulkan, sampaikan melalui aplikasi itu. Kami optimis kalau ini berjalan dengan baik, insyaallah perbaikan data DTSEN kita semakin maksimal dan Perlinsos dapat diterima kepada yang benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pemutakhiran data membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah kecamatan dan desa.

Pendataan ulang harus dilakukan secara aktif dan masyarakat yang memenuhi kriteria harus diusulkan melalui kanal resmi yang telah disiapkan pemerintah.

“Kalau didiamkan malah akan berubah data itu. Karena harus diusulkan melalui kanal-kanal yang sudah disiapkan oleh pemerintah,” tegasnya.

Evaluasi terhadap perkembangan verifikasi dan pengusulan data tersebut dilakukan secara berkala setiap bulan. Sejumlah kecamatan di Kabupaten Muratara saat ini telah menunjukkan progres yang cukup baik.

Tiga kecamatan yang disebut telah menunjukkan perkembangan positif yakni Kecamatan Rawas Ulu, Kecamatan Rupit dan Kecamatan Nibung.

Untuk Kecamatan Rawas Ulu, progres verifikasi telah masuk dalam laporan. Sementara Kecamatan Rupit masih menyelesaikan beberapa desa yang belum melaporkan hasil verifikasinya.

Sedangkan Kecamatan Nibung juga menunjukkan progres yang baik. Proses di wilayah Dapo disebut mulai berjalan pada hari ini.

Selanjutnya, pada pekan depan Dinas Dukcapil bersama Dinas Sosial dijadwalkan turun langsung ke wilayah Ulu Rawas untuk mendorong percepatan verifikasi dan pemutakhiran data.

Pemerintah berharap sinergi antara kecamatan, desa, perangkat desa, Babinsa, operator SIKS-NG, agen Perlinsos dan masyarakat dapat mempercepat perbaikan data DTSEN, sehingga berbagai program perlindungan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak dan membutuhkan.

Komentar