Wabup kabupaten Musi Rawas Utara Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Pentingnya Pendidikan Berkualitas dan berakhlak

Muratara14 Dilihat

 

Musi Rawas Utara,muratarabicara.com.Wakil Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Junius Wahyudi, memimpin langsung upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026. Acara berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Karang Jaya, kabupaten Musi Rawas Utara, propinsi Sumatera Selatan pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026.

Upacara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muratara, Andrian Fatursah, beserta jajaran staf Dinas Pendidikan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, serta diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, guru, dan berbagai unsur masyarakat pendidikan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Junius Wahyudi membacakan amanat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menekankan kembali nilai-nilai luhur pendidikan nasional serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Mengutip Filosofi Ki Hajar Dewantara

Dalam pidatonya, Menteri menegaskan bahwa pendidikan di Indonesia berlandaskan pada filosofi Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yaitu ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani. Selain itu, pendidikan juga didasarkan pada tiga pilar utama: asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan ahlaq (akhlak mulia).

Menteri juga menyoroti bahwa sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan potensi manusia secara utuh—beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab.

Pendidikan sebagai Investasi SDM Unggul

Menurut Menteri, pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Hal ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan berdaulat.

“Pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian. Melalui pendidikan, kita membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar Menteri dalam amanatnya.

Pembelajaran Mendalam dan Revitalisasi Jadi Fokus

Untuk mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sedang gencar menerapkan konsep Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Pendekatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas pembelajaran yang tidak hanya menekankan pada hafalan, tetapi juga pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas.

Selain itu, pemerintah juga meluncurkan Program Revitalisasi Pembelajaran sebagai salah satu program unggulan. Program ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas pendidikan mulai dari dalam kelas, dengan memperhatikan aspek fisik maupun non-fisik sekolah.

Berdasarkan data yang disampaikan, hingga tahun 2025, revitalisasi telah dilakukan di 16.167 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Pemerintah juga telah menyiapkan dana intervensi yang digunakan oleh lebih dari 288.000 guru untuk mendukung pelaksanaan program ini.

Kompetensi dan Kesejahteraan Guru Jadi Perhatian

Menteri juga menyoroti pentingnya pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan. Pemerintah berkomitmen untuk terus memberikan pelatihan, sertifikasi, serta dukungan lainnya agar guru dapat mengajar dengan lebih profesional dan efektif.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk peningkatan fasilitas dan infrastruktur sekolah agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal.

Harapan untuk Masa Depan

Di akhir pidatonya, Menteri mengajak seluruh pihak—pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat—untuk bekerja sama dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus berupaya memberikan yang terbaik bagi generasi muda, agar mereka dapat tumbuh menjadi manusia yang berilmu, berakhlak, dan siap membawa Indonesia ke arah yang lebih baik,” tutup wabup

Peringatan Hardiknas tahun ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus memacu semangat dan komitmen dalam membangun pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Komentar