Polda Sumsel Maksimalkan Operasi Pekat Musi 2026 demi Kamtibmas Kondusif.

Peristiwa, Sumsel4 Dilihat

 

Palembang, Muratarabicara.com– Polda Sumsel terus memperkuat pengamanan wilayah melalui Operasi Pekat Musi 2026 guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Berdasarkan laporan harian tanggal 20 Februari 2026, jajaran kepolisian berhasil mengungkap 123 kasus tindak pidana atensi dan mengamankan 146 tersangka di seluruh wilayah hukum Sumatera Selatan.

Langkah ini menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam menekan berbagai penyakit masyarakat. Petugas menindak tegas aksi premanisme, peredaran minuman keras, hingga kejahatan jalanan atau street crime yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Secara rinci, aparat mencatat 52 kasus premanisme, 29 kasus peredaran minuman keras, serta 14 kasus street crime. Selain itu, petugas juga mengungkap perkara narkoba, perjudian, prostitusi, dan penggunaan petasan ilegal.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Operasi Pekat Musi 2026 bertujuan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia menyatakan bahwa jajaran Polda dan Polres bergerak serentak untuk memastikan situasi tetap kondusif menjelang ibadah puasa.

“Kami mengoptimalkan seluruh fungsi operasional agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk ibadah Ramadan, dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Satgas Gakkum melakukan 122 kegiatan penegakan hukum. Sementara itu, Satgas Banops melaksanakan 117 kegiatan dukungan operasional. Di sisi lain, Satgas Preemtif dan Preventif aktif melaksanakan patroli serta penyuluhan guna mencegah potensi gangguan keamanan.

Dari total 123 perkara, sebanyak 63 kasus masuk dalam Target Operasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Adapun 60 kasus lainnya merupakan hasil pengembangan non-TO berdasarkan dinamika di lapangan.

Beberapa Polres jajaran menunjukkan kinerja optimal dalam pengungkapan kasus, di antaranya Polres Musi Rawas, Polres Muara Enim, dan Polres Musi Banyuasin. Ketiga satuan wilayah tersebut secara konsisten melaksanakan penindakan terhadap berbagai bentuk penyakit masyarakat.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum. menegaskan bahwa Operasi Pekat Musi 2026 menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ia mengarahkan seluruh jajaran untuk bertindak profesional, terukur, dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selain itu, Polda Sumsel mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Kepolisian membuka ruang partisipasi publik melalui pelaporan apabila menemukan aktivitas yang melanggar hukum.

Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, Polda Sumsel optimistis mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan, khususnya menjelang dan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. (**)

Komentar