Diduga Tidak Mau Cerai Suami Di Rawas Ulu Musi Rawas Utara Tikam Istri Dan Adik Ipar

 

Muratara, Muratarabicara.com— Diduga tidak mau cerai, seorang pria inisial K (38) warga Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara menikam istri inisial Ya (36) dan adik ipar inisial Sy (32) keduanya warga yang sama.

Dalam insiden itu korban Ya mengalami empat luka tusuk, salah satunya mengenai bagian ginjal. Sedangkan korban Sy mengalami luka tusuk dibagian belikat dan punggung. Akibat luka tusuk yang di derita keduanya, kedua korban harus mendapatkan pertolongan medis di RS Ar Bunda Kota Lubuklinggau.

Sementara itu pelaku inisial K (38) sudah diamankan Sat Reskrim Polres Musi Rawas Utara.

 

 

 

Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kasat Reskrim Iptu Joni Jamaris menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban Ya hendak meninggalkan rumah menuju kediaman orang tuanya.

Keputusan tersebut karena korban sudah tidak tahan dengan dugaan kekerasan yang kerap dilakukan pelaku.
Saat itu, Ya meminta adiknya, Sy, untuk mengantarkannya menggunakan sepeda motor.
Namun, ketika keduanya berada di perjalanan, pelaku diduga menghadang sepeda motor yang ditumpangi kedua korban. Pelaku kemudian disebut menendang sepeda motor hingga kedua korban terjatuh.

Setelah itu, pelaku diduga melakukan penusukan terhadap Sy. Usai menyerang adik iparnya, pelaku kemudian mendatangi Ya dan menusuk korban.
Ya kemudian berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, pelaku diduga melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat penusukan tersebut, Ya mengalami tiga luka tusuk pada bagian belikat dan punggung.

Sementara Sy mengalami empat luka tusuk. Salah satu tusukan disebut mengenai bagian ginjal sehingga korban harus menjalani operasi dan belum dapat berdiri akibat luka yang dialaminya. Menurut Kasat, motif dugaan penusukan tersebut dipicu kemarahan pelaku terhadap korban dan keluarganya.

” Sekitar satu bulan sebelum kejadian, Yossi disebut telah meminta cerai kepada Karim karena mengaku tidak tahan dengan perilaku pelaku yang diduga kerap melakukan kekerasan serta menggunakan narkoba jenis sabu “, pungkasnya. ( **)

Komentar