Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Terima Penghargaan dari Presiden RI

Nasional, Peristiwa46 Dilihat

Jakarta, Muratarabicara.com- Dua penggerak Desa Sejahtera Astra, yaitu Zainul Arifin dari Penggerak Desa Sejahtera Astra Ketapanrame dan Nur Ahmadi, Penggerak Desa Sejahtera Astra Wukirsari menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden Republik Indonesia atas kontribusinya dalam mengembangkan potensi pariwisata desa berbasis komunitas.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia Widiyanti Putri Wardhana di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin (17/8/2026).

Penghargaan Satyalencana Kepariwisataan merupakan sebuah tanda kehormatan resmi dari Presiden RI kepada individu yang telah berjasa di dalam bidang kepariwisataan. Tanda kehormatan ini menjadi bukti pengakuan atas kepeloporan nyata yang telah terbukti secara konkret mengangkat kesejahteraan desa.

“Astra mengapresiasi penghargaan yang diterima oleh kedua penggerak Desa Sejahtera Astra yang telah mendapatkan pendampingan dari Astra sejak tahun 2023 dan berkontribusi memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Penghargaan ini adalah kemenangan bagi seluruh masyarakat desa yang tak lelah berinovasi dan semoga dapat menularkan inspirasi bagi desa-desa lainnya untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Penggerak Desa Sejahtera Astra Ketanpanrame Zainul Arifin berhasil mengembangkan tanah kas desa yang berlokasi di Kecamatan Trawas, Mojokerto, Jawa Timur menjadi destinasi wisata unggulan Taman Ghanjaran dan Sumber Gempong.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui kolaborasi multipihak dan investasi masyarakat yang dikelola oleh BUMDesa, sehingga turut memberikan ekonomi bagi masyarakat desa dan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sementara itu, Penggerak Desa Sejahtera Astra Wukirsari Nur Ahmadi konsisten mengembangkan potensi wisata dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal dari desa yang berlokasi di Bantul, Yogyakarta tersebut, salah satunya pembuatan Batik Tulis Giriloyo.

Upaya tersebut turut mendorong Desa Sejahtera Astra Wukirsari semakin dikenal luas, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan pariwisata dan produk berbasis budaya lokal yang mengantarkan desa dikenal di tingkat global hingga meraih penghargaan The Best Tourism Village 2024 dari United Nations Tourism.

Kiprah kedua penggerak tersebut menjadi bagian dari upaya Desa Sejahtera Astra dalam mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi desa dan masyarakat sekitarnya.

Selama hampir tujuh dekade, Astra hadir di dalam perjalanan bersama yang membawa manfaat bagi lebih dari 16 juta masyarakat yang merasakan dampak nyata termasuk di antaranya 6,9 juta tenaga kerja dan keluarganya serta 3 juta penerima manfaat kontribusi sosial melalui program Desa Sejahtera Astra yang tersebar di 1.533 desa di 35 provinsi.

Upaya tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. (Rls)

Komentar