Fantastis Harga Gas Elpiji Di Desa Lawang Agung Tembus Rp. 45 Ribu

* Gas Alami Kelangkaan

Muratara, Sumsel62 Dilihat

Muratara,muratarabicara. Com-Pasca Natal dan Tahun Baru gas elpiji di wilayah Desa Lawang Agung dan Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mengalami kelangkaan. Kalaupun ada harganya melambung tinggi tembus Rp 45 ribu pertabung.

Mahalnya dan tingginya harga serta langkanya gas LPG tersebut sangat dikeluhkan oleh masyarakat.

Salah satu warga Desa Lawang Agung, Marni (38) menjelaskan bahwa untuk saat ini sangat susah untuk mendapatkan gas elpiji dan kalaupun ada harganya sangat pantastis mencapai Rp 40 sampai dengan Rp 45 ribu rupiah.

“Ya harga gas elpijinya sangat mahal dan tentunya kami masyarakat merasa keberatan dengan harga tersebut,”keluhnya. Kamis (22/1/2026)

Ia menjelaskan padahal pangkalan gas disini sangat banyak dan malah mengalami kelangkaan. Hal ini tentunya aneh dan jangan jangan ada permainan oleh pihak pangkalan dengan meraup keuntungan besar melakukan pelemparan gas elpiji keluar Desa Lawang Agung.

“Saya merasa aneh saja, apabilah terjadi kelangkaan gas dan harganya sangat pantastis. Mengingat disini banyak sekali pangkalan gas elpiji, namun masih terjadi kelangkaan,”jelasnya.

Senada Sindi (44) warga Kelurahan Muara Rupit menjelaskan biasanya dirinya membeli gas dengan harga Rp 30 ribu dan sekarang sudah mencapai Rp 40 ribu bahkan lebih.

“Ini kan di ibu Kota Kabupaten Muratara, namun masih saja terjadi kelangkaan gas elpiji dan harganya pun sangat luar biasa,”jelasnya.

Sindi berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara harus melakukan sidak dan jika perlu memberikan sanksi tegas kepada pemilih pangkalan gas elpiji yang melakukan permainan untuk mendapatkan keuntungan besar.

“Kami berharap agar Pemkab Muratara melakukan sidak dan jika perlu beri sanksi tegas, agar menjadi efek jera bagi pangkalan gas elpiji yang bermain,”harapnya. (**)

Komentar