Kabut Asap Di Musi Rawas Utara Paparan Angin Dari Daerah Lain

Muratara, Peristiwa37 Dilihat

 

Muratara, Muratarabicara.com- Kabut asap pekat yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) bukan karena aksi pembakaran. Melainkan paparan dari daerah Sumatera Selatan (Sumsel) yang lain.

Hal tersebut dikatakan Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni. Memang api akibat kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muratara tidak banyak walau ada sejumlah hot spot. Tetapi kabut asap tebal penyebabnya karena dorongan angin dari daerah Sumatera Selatan (Sumsel) yang lain.

Untuk titik api yang banyak hot spotnya di Kecamatan Karang Dapo. Semua terjadi antara masyarakat dan perusahaan PT Paramitra Mulya Langgeng (PML) hutan tanaman industri (HTI).

Dimana, setiap terjadinya kebakaran PT PML ini tidak pernah melapor kegiatannya karena mereka lansung ke pemerintah pusat yaitu perusahaan HTI.

“Hari, Senin akan kami panggil untuk pertanggungjawaban wilayah konsesi mereka untuk lebih komunikatif dengan daerah,”tegas Bupati Muratara, H Devi Suhartoni. Minggu, (11/10/2026).

Selain itu, akibat terjadinya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah), muncul penyakit yang sering terjadi yakni inspeksi saluran pernafasan (ISPA). Berdasarkan catatan penyakit ISPA yang diperoleh telah dirangkum dalam tabel yang ada hasil dari semua pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

“Insya Allah akan hujan hari ini dan subuh menjelang hari Senin. Kita berdoa hujan sederas derasnya. Sehingga, kabut asap yang terjadi hilang dan memberikan kesejukan di kehidupan kita,”tukasnya (**).

Komentar