Percuma Ada SPBU,, Pengendara Kendaraan Tidak Rasakan Manfaat

Muratara, Peristiwa18 Dilihat

 

Musi Rawas, Muratarabicara.com- Kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.316.199 Di Desa Q Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas (Mura) dikeluhkan masyarakat dan pengendara. Karena selalu tutup dan antri kendaraan mobil pengisi bahan bakar minyak (BBM).

Supriadi,43, warga Terawas mengatakan dirinya senantiasa melalui jalur tersbut untuk berjualan kelontongan. Setiap hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut sering tutup. Mirisnya, banyak mobil pengunjal BBM yang antri di depan SPBU.

Hal ini membuat miris karena masyarakat yang melintas tidak bisa berharap mengisi BBM di jalur tersebut. Bahkan, aparat penegak hukum (APH) terkesan tutup mata karena santer terdengar di masyarakat SPBU tersebut milik seorang jenderal tinggi di instansi APH.

“Kito ini mau beli minyak pak. Ado SPBU ternyato tutup terus. Mano jalan ini jauh posisi satu inilah SPBU tetapi munyak selalu habis. Bagaimana ini masyarakat mau merasakan manfaat adanya SPBU,”tegas dia.

Dijelaskannya, walau SPBU tutup selalu banyak mobil antrian pengunjal BBM. Mirisnya, di warung depan SPBU ada oknum lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang memback up SPBU tersebut.

Selain itu, ada oknum APH juga turut andil baik dari APH berpangkat rendah hingga berpangkat yang menjabat orang penting di salah satu penegak hukum di Kabupaten Musi Rawas Utara. Tidak hanya itu ada oknum dari APH di Kota Lubuklinggau berpangkat rendah diduga memback up aktivitas antrian BBM tersebut.

Hal senada dikatakan Mulyadi,30. Setiap hari ada saja mobil pengunjal BBM antri di bawah badan jalan tidak jauh SPBU tersebut. Bahkan, hanya sedikit pengendara kendaraan yang kebetulan melintas hanya untuk membeli BBM di SPBU tersebut karena jalan yang tidak seperti biasa dilalui kendaraan umum dan di agak tersembunyi jauh dari pantaun.

“Aktivitas pengunjal BBM subsdi dari SPBU ke mobil pengunjal biasanya dilakukan malam hari. Sekira pukul 20.00 WIB sehingga tidak terpantau jelas baik oleh APH maupun masyarakat lainnya.

“Hari ini masuk tangki BBM membawa muatan solar dan pertalite. Namun, jika dlihat keesokan harinya SPBU tutup dan BBM yang ada habis,”katanya.

Dia menambahkan APH dan Pemkab Musi Rawas jangan tutup mata dengan altivitas jual beli BBM subsidi dari SPBJ ke mobil pengunjal BBM. Karena, jangan sampai keberadaan SPBU hanya untuk mencari keuntungan dari pengunjal BBM.

“Kami minta PT Pertamina Patra Niaga segera menindak, memeriksa dan menghentikan aktivitas SPBU 24.316.199 tersebut. Karena menjadi lahan bisnis untuk penjualan BBM bersubsidi ke para pengunjal BBM yang telah di cipta kondisikan dan dikelola oleh oknum APH,”pungkasnya.(Rls)

Komentar