Bupati Musi Rawas Utara Berkonsolidasi Dengan TNI Masalah Jembatan Gantung Hanyut Diterjang Banjir

 

 

Muratara,muratarabicara.com- Pasca banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) belum lama ini. Sebanyak lima jembatan gantung yang menjadi penghubung bagi masyarakat sekitar hancur diterjang banjir.

“Ini masalah terberat untuk jembatan gantung. Ada lima buah jembatan gantung hanyut. Kami (Pemkab Muratara) sedang mengkonsolidasikan termasuk akan ke TNI agar dibantu pembangunannya,”jelas Bupati Muratara, Devi Suhartoni, melalui laman FB, Jumat (15/05/2026) .

Dijelaskannya, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara mengingatkan kepada masyarakat yang desanya ada jembatan gantung hanyut. Untuk bersabar karena tidak bisa secepat yang diharapkan untuk membangunnya kembali. Karena ada proses yang harus dilaksanakan dan ketersediaan anggaran untuk membangun di Kabupaten Muratara memang tidak ada anggarannya.

Ada yang kadang bertanya kok daerah lain cepat? Devi Suhartoni menjelaskan, kalau daerah itu anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) nya besar maka biasanya mereka punya anggaran untuk bencana dalam jumlah besar. Dimana setiap daerah ada ketersediaan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk bencana alam, bencana non alam atau bencana sosial lainnya.

“Kita tetap ada BTT, Tapi kecil sekali yakni lebih kurang Rp 1 Miliar. Kok kecil, karena memang APBD Kabupaten Muratara kecil sekali sejak ada pemotongan anggaran ke daerah,”katanya.

Dia menuturkan, saat ini dirinya selaku bupati Muratara bersama team pemerintah terkait menjadikan skala prioritas utama masalah jembatan gantung yang putus. Karena jembatan gantung itu menjadi nadi perekonomian dan kehidupan masyarakat sekitar. Untuk ke kebun atau lainnya.

“Saya berdoa dan berusaha semoga kami dipermudah dan dilancarkan dalam urusan pembangunan ini,”pungkasnya.(**)

Komentar