Palembang,Muratarabicara.com-Beredar kabar yang mengejutkan dari Banyuasin. Puluhan Kepala Sekolah di Banyuasin terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Informasi yang beredar menyebutkan, puluhan kepala sekolah tersebut diamankan oleh tim Subdit III Tipidkor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan saat mengikuti kegiatan seminar di salah satu hotel berbintang di Kota Palembang, Kamis (17/9/ 2026).
Kabar OTT tersebut viral melalui pesan berantai di grup WhatsApp. Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa para kepala sekolah langsung digiring ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Penangkapan puluhan tenaga pendidik ini spontan membuat geger masyarakat. menimbulkan tanda tanya besar. Masyarakat mempertanyakan kasus apa yang sedang diusut.
Dari informasi yang dihimpun di lapangan, dugaan yang diamankan bukan cuma kepala sekolah. Salah satu pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin juga disebut turut dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dimintai keterangan.
Hingga saat ini, jumlah pasti kepala sekolah yang diamankan, perkara yang sedang diselidiki, serta kronologi lengkap OTT tersebut masih belum terungkap secara resmi.
Menanggapi viralnya informasi OTT kepsek Banyuasin tersebut, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya ketika dikonfrimasi awak media membenarkan adanya informasi OTT oleh Subdit III Tipidkor tersebut.
“Informasi dari Dirreskrimsus benar adanya OTT itu. Sekitar pukul 15.00 WIB sore ini akan diekspos. Nanti ya info lengkapnya akan kita ketahui bersama,” kata Nandang, Jumat (18/9/2026).
Hal senada dikayakan, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Doni Satriya Sembiring meminta publik bersabar.
Ia memastikan akan menyampaikan keterangan resmi dalam agenda ekspose yang digelar sore ini.
“Nanti mas ya, kita akan sampaikan semua ini saat ekspose. Sekarang ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan,” kata Doni.
Dengan demikian, kebenaran terkait dugaan OTT puluhan kepala sekolah dan pejabat Dinas Pendidikan Banyuasin masih menunggu rilis resmi dari Polda Sumsel. Masyarakat diminta tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan resmi dari penyidik Ditreskrimsus. (**)





















Komentar