Gara-gara Lumpur Menutup Jalan Utama, Lurah Minta Pemilik Tanah Segera Bertanggung Jawab

Muratara64 Dilihat

 

Surulangun,muratarabicara.com.4 Juli 2026 – Jalan utama yang menjadi satu-satunya akses menuju kelurahan pasar surulangun, kecamatan Rawasulu, kabupaten Muratara, propinsi Sumatera Selatan,kini tertutup rapat tumpukan lumpur. Kondisi ini membuat aktivitas warga lumpuh, dan Lurah setempat akhirnya meminta tegas kepada pemilik lahan di dataran tinggi untuk segera turun tangan dan bertanggung jawab.

Hujan deras yang mengguyur memicu aliran lumpur dari lahan di yang dikelola. Lumpur dan tanah menyapu turun hingga menutup seluruh permukaan jalan aspal, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit melintas.

Warga kini harus berjalan ekstra hati-hati kondisi jalan licin dan berisiko terpeleset, bahkan orang sakit serta ibu hamil kesulitan sekali jika harus berobat ke puskesmas.

Kami sudah melapor berulang kali, namun sampai hari ini belum ada tindakan dari pihak pemilik tanah. Padahal jalan ini adalah urat nadi kami sehari-hari,” ujar Warga RT 13 kelurahan pasar surulangun.

Menanggapi hal itu, Lurah pasar surulangun, Irsan Susanto, menyatakan telah turun langsung meninjau lokasi kemarin sore. Ia menegaskan bahwa kondisi ini tidak lepas dari pengelolaan lahan yang tidak memenuhi syarat keamanan lingkungan.

“Kami sudah panggil perwakilan pemilik tanah untuk memberikan klarifikasi. Saya tegaskan: mereka wajib bertanggung jawab. Tanpa tanggul penahan tanah dan saluran pembuangan air yang layak, aliran lumpur ini pasti terus berulang setiap kali hujan turun,” tegas Lurah Irsan Susanto saat ditemui di lokasi kejadian.

Pihak kelurahan juga telah memberikan peringatan kepada pemilik lahan agar segera membersihkan tumpukan lumpur di jalan, sekaligus membangun sarana pengaman tanah guna mencegah longsor susulan. Jika tidak ada perbaikan, kasus ini akan dilanjutkan ke Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait untuk penanganan sesuai peraturan yang berlaku.(ZL)

Komentar