Bupati Musi Rawas Utara Himbau Masyarakat Yang Belum Terinput Penerima Bantuan, Bisa Input Sendiri

Muratara, Peristiwa32 Dilihat

 

Muratara, Muratarabicara.com-Bupati Musi Rawas Utara, H Devi Suhartoni menghimbau kepada Kepala Desa, Lurah, Camat agar memberi data-data yang akurat penerima bantuan dari Pemerintah Pusat.

Ditakutkan kalau data tidak akurat bantuan dari Pemerintah pusat akan jatuh pada masyarakat yang tidak pantas menerima bantuan.

“Ketika bantuan tidak diterima oleh orang pantas menedima. Disitulah kami juga menyuarakan yang sama. Namun dalam penentuan siapa penerima bantuan dari Pemerintah pusat, hanya Pemerintah pusat yang menentukan, ” Kata Bupati Musi Rawas Utara seperti dilansir dari FB H Devi Suhartoni, Rabu (4/3/2026).

Dia balek bertanya, apa pekerjaan Pemerintah Daerah? Devi menjelaskan Kepala Desa, Lurah dan Camat serta Bupati mendata secara detail yang miskin yang pantas menerima. Semua telah diusulkan secara objektif.

 

“Semua yang kondisi ekonomi nya susah, miskin sudah diusulkan dimasukan nama- namanya,” Jelasnya.

Bahkan saat ini ada 7 orang didesa yang khusus mendata dan langsung memasukan, tetapi ketika di verifikasi oleh pusat sama sekali tidak ada kembali ke daerah, yang ada final penerima.

“Kami pun kades, lurah, camat dan bupati kaget kok gak masuk padalah sudah diusul dan benar pantas menerima,” Tegasnya.

Perlu diketahui kata Bupati kejadian ini tidak hanya dikabupaten kita tetapi hampir seluruh Indonesia terjadi.

Dan ini sudah disuarakan semua Bupati se Indonesia, dan tentu akan ada perbaikan dari kebijakan.

Namun besar nya negara kita tentu ada yang masih terus diperbaiki dan sekarang pemerintah pusat punya system.

“Bagi masyarakat yang merasa tidak dapat bisa isi data sendiri supaya tidak ada prasangka. Dimana dan cara isinya seperti apa? Bapak ibu bisa ketemu kades dan ketemu tukang input itu didesa ada sekali lagi 7 orang, ” Jelasnya.

“Semoga penjelasan ini bisa tergambarkan dan silahkan masukan sendiri datanya melalui internet dan minta kepala desa atau kalau tidak ke dinsos kabupaten kami bantu input supaya ketika muncul. alhamdullilah ketika tidak muncul tidak menyalahkan kades,” Ucapnya.

Seperti kejadian ini setelah dijelaskan setelah dia marah dan viral ternyata tidak ada kades salah.

Maka sabar jangan langsung mejelekan siapapun dan kami kabupaten siap memfasilitasi isi data sendiri kalau takut orang lain masuk tapi gak dapat. (**)

Komentar