Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas Utara Agenda Mendengarkan Penyampaian LKPJ Bupati Musi Rawas Utara tahun 2025. Angka Pengangguran Menurun

Muratara7 Dilihat

 

 

 

 

Muratara,muratarabicara.com-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas Utara, propinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda mendengarkan penyampaian dan penjelasan terhadap LKPJ Bupati Musi Rawas Utara Tahun 2025.

 

LKPJ Bupati Musi Rawas Utara disampaikan Bupati Musi Rawa Utar, H Devi Suhartoni diwakili Wakil Bupati Musi Rawas Utara, H Junius Wahyudi, ST, Selasa (31/3/2026).

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara berlangsung di gedung paripurna DPRD Musi Rawas Utara, dipimpin Ketua DPRD Musi Rawas Utara,Devi Arianto, SH. MH didampingi Waka 1 DPRD Ekien dan anggota DPRD Musi Rawas Utara.

 

Hadir Sekda Musi Rawas Utara,Elvandary, OPD, seluruh Camat dan tamu undangan.

Wakil Bupati Musi Rawas Utara, H.Junius Wahyudi, ST menyampaikan indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Musi Rawas Utara kurun waktu 4 tahun terakhir telah menunjukkan peningkatan,mencapai 71, 39 poin. Mengalami kenaikan 0, 94 poin dari tahun 2024 dengan nilai 70, 45 poin.

Selain itu yang menjadi fokus pemerintah yakni penurunan angka pengangguran. Dikatakannya tahun 2025 pengangguran terbuka di Kabupaten Musi Rawas Utara sebesar 4, 78%. Jumlah itu mengalami penurunan 0, 13% dari tahun 2024 sebesar 4, 91%.

Wabup menambahkan menurunnya tingkat pengangguran terbuka kabupaten Musi Rawas didukung oleh banyaknya perusahaan yang berinvestasi, baik perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan dan perkebunan.

Yang beroperasi dan membuka lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal di kabupaten Musi Rawas Utara, serta mendorong anak-anak muda kreatif dan inovasi pada industri bisnis UMKM.

Kemudian angka kemiskinan pada tahun 2025, 15,25 persen mengalami penurunan yang signifikan sebesar 2, 13% dari tahun 2024 sebesar 17, 38%.

Ini merupakan pencapaian angka kemiskinan terendah semenjak berdirinya kabupaten musi rawas utara.

 

Dalam upaya penguatan perekonomian daerah sejak tahun 2021 sampai dengan tahun 2025, total jalan kabupaten yang sudah dibangun sebanyak 144,304 km.

Untuk jalan desa yang sudah dibangun sepanjang 81. 715, 78 km, sedangkan untuk pembangunan derajat jembatan sudah dibangun dan direhab sebanyak 53 unit.

Seterusnya ada 8 puskesmas telah terakreditasi paripurna sejak tahun 2023. Dan program di luar desa yakni pelayanan USG yang melibatkan dokter spesialis langsung ke desa-desa yang bertujuan mendeteksi dini ibu-ibu hamil beresiko hingga angka kematian ibu dan anak dapat dicegah serta terus berjalannya program berobat gratis melalui program UHT.

Selain itu untuk pelayanan RSUD yang juga sudah upgrade tidak akreditasi paripurna dan akan menjadi tipe c yang sebelumnya tipe d.

Saat ini memiliki 10 dokter spesialis dan 27 dokter umum.

 

Kemudian di bidang pendidikan pemberian bantuan seragam sekolah. Pemberian bantuan ini bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat sehingga anak-anak dapat bersekolah dan mengurangi angka putus sekolah yang merupakan program lanjutan sejak tahun 2022.

Pada tahun 2025 telah diberikan bantuan seragam sekolah untuk tingkat SD sebanyak 422 stel dan tingkat SMP sebanyak 2449 sel.

Terakhir pelaksanaan program bantuan sosial lansia dan kematian yang terus ditingkatkan jumlah penerimanya.

Tahun 2025 melalui dana sebesar Rp. 2,1 miliar untuk 2800 jiwa lansia sedangkan penerima santunan sebesar Rp. 1 milyar rupiah untuk 500 jiwa. (**)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar

News Feed